Rekomendasi Penginapan di Dieng

penginapan dieng

Wisata Kawasan Candi Arjuna Dieng

Dieng terkenal akan suhu yang begitu dingin tak lupa pesona wisata alamnya akan membuat siapa saja jatuh hati untuk bisa kembali untuk berkunjung, jika anda berkunjung ke dieng pasti tak akan asing dengan salah satu obyek wisata peninggalan sejarah pada masa dinasti sanjaya ini yaitu Candi Dieng. Ada sekitar puluhan candi didieng yang sudah tidak utuh lagi dan tersisa bangunan candi yang masih utuh yang berjumlah 9 candi saja yaitu:

Kawasan Candi Arjuna


  1. Candi Arjuna
  2. Candi Semar
  3. Candi Srikandi
  4. Candi Puntadewa
  5. Candi Sembadra

Kawasan Candi Dwarawati


  1. Candi Dwarawati
  2. Candi Abiyasa (sudah runtuh)
  3. Candi Pandu (sudah runtuh)
  4. Candi Margasari (sudah runtuh)

Kawasan Candi Gathotkaca


  1. Candi Gathotkaca
  2. Candi Setyaki
  3. Candi Nakula (sudah runtuh)
  4. Candi Sadewa (sudah runtuh)
  5. Candi Gareng&Petruk (sudah runtuh)

Kawasan Candi Bima


Ada 3 kelompok candi dan satu candi yang berdiri sendiri (Candi Bima)di dieng yang bisa anda kunjungi sampai saat ini, hanya saja sebagian besar candi - candi di dieng sudah rusak tidak utuh lagi atau ada yang sama sekali tidak bisa dikunjungi, tapi jangan kecewa dulu karena ada obyek favorit yang bisa anda saksikan sebagai bukti dari peradaban masa lampau yaitu Kawasan Candi Arjuna. Dikawasan candi arjuna anda bisa melihat 5 bangunan candi yang masih terjaga keasliannya sampai sekarang. Candi Arjuna dengan kegagahannya membuat siapa saja pasti akan terpesona dan menjadikan background foto yang menarik.

Kenapa kawasan wisata Candi Arjuna  Dieng menjadi obyek favorit?


Bernilai sejarah

Wisata Kawasan Candi Arjuna Dieng
Kawasan candi arjuna merupakan salah satu peninggalan Mataram Kuno saat Dinasti Sanjaya yang dipimpin raja Sanjaya saat itu, diperkirakan pembangunan candi dimulai pada akhir abad ke 7 hingga abad ke 8 dengan dibuktikan dari prasasti canggal yang ditemukan di daerah Kaliluwih, Kec. Salam Kab. Magelang Jawa Tengah yang ditulis pada batu stella dan berbahasa sansekerta.
   
Candi Arjuna sendiri ditemukan oleh tentara inggris H.C. Cornelius sekitar tahun 1814 dalam keadaan tergenang karena air dari telaga balekambang yang juga berada diarea samping kawasan candi, baru pada tahun 1850an dilakukan pengeringan oleh tentara Belanda yang dipimpin Vans Kisbergen. Candi di dieng sendiri digunakan untuk berdoa atau sembahyang oleh umat hindu untuk memuja Dewa Siwa hingga sekarang terutama umat hindu dari Bali yang juga masih datang untuk berdoa di Kawasan Candi Arjuna.

Melihat taman dan dharmasala

Melihat taman dan dharmasala
Selain melihat bangunan candi, anda akan melihat kanan dan kiri sepanjang jalan masuk menuju candi banyak bunga terompet yang indah berwarna kuning menyala dan putih bersih sebagai penghias jalan dan sebagai peneduh dari teriknya matahari. Tidak itu saja, selain candi dan taman yang begitu cantik anda juga akan menemukan sisa - sisa bangunan berupa pondasi yang belum jadi, itu merupakan Dharmasala  atau dulunya ketika masih utuh bangunan Dharmasala ini digunakan untuk berkumpul dan beristirahat sebelum umat Hindu beribadah di area candi. Selain dharmasala juga terdapat mata air yang disebut dengan Sendang Sedayu yang mempunyai mata air jernih dan masih digunakan hingga kini sebagai penjamasan pusaka dan rambut gembel anak dieng.
Bebas berfoto
   
Ya selain mengetahui tentang peninggalan masa lampau anda bisa berfoto sepuasnya dengan backgorund foto yang tak kalah indahnya, landscape pegunungan prau dieng 2.565mdpl dan gunung Sindoro 3.137mdpl akan menghiasi foto anda yang akan menambah indah background foto di kamera anda. Tidak hanya itu, wayang orang juga bisa anda ajak berfoto dengan hanya membayar 5.000 saja sepuasnya dan jika anda merindukan suasana seperti anak - anak anda bisa bermain dengan badut teletubbies yang menggemaskan tetapi juga colorfull. Jadi tidak monoton tentang bangunan candi saja, banyak hal seperti berfoto sendiri, dengan pasangan atau bahkan grup akan bisa anda lakukan di kawasan candi arjuna.

Digunakan untuk ruwatan rambut gimbal

   
Kawasan candi arjuna ini juga digunakan untuk ritual adat budaya yang sudah melekat dari dahulu yaitu ruwatan anak berambut gembel. Tepat di belakang candi arjuna akan terdapat tempat seperti panggung akan tetapi sederhana yang biasanya digunakan untuk memotong anak yang berambut gembel. Setelah melalui proses panjang dari arak arakan hingga permintaan anak yang berambut gembel harus dipenuhi sebagai syarat pemotongan rambut gembel. Jika semua sudah terpenuhi dan pemotongan rambut di kawasan candi arjuna selesai maka selanjutnya rambut tersebut akan dilarung di Telaga Warna.

Lokasi & akses wisata ke Candi Arjuna Dieng


Kawasan candi arjuna terletak di desa dieng jadi jika anda dari arah wonosobo maka ketika sudah sampai di pertigaan dieng pass maka bisa mengambil ke arah kanan (barat) dan dari pertigaan dieng pass hanya berjarak sekitar 400 meter maka anda akan menemui pertigaan dengan petunjuk arah kompleks candi arjuna. Selain itu jika anda dari arah banjarnegara bisa mengambil kanan di pertigaan pom bensin dieng, sekitar 300 meter dikiri jalan akan terlihat pintu masuk candi arjuna yang dekat dengan museum kailasa.

Jika anda dari kota Wonosobo menuju ke kawasan candi arjuna maka anda membutuhkan waktu 45 menit akan tetapi jika anda lewat jalur Banjarnegara maka anda membutuhkan waktu 2 jam perjalanan dengan medan naik turun yang bervariasi.

Harga tiket


Untuk harga tiket masuk kawasan candi arjuna anda bisa membeli langsung di loket masuk candi dengan harga Rp. 15.000,- per orang. Dan harga tiket untuk wisatawan mancanegara adalah Rp. 30.000,- jadi siapkan uang tunai sebelum sampai dieng, karena di dieng terutama di loket masuk tidak menerima pembayaran dengan transfer atau bahkan menggunakan kartu kredit.

Tips saat berkunjung ke Wisata Candi Arjuna


  1. Jangan hanya kamera saja yang diingat untuk dibawa karena ketika anda mengunjungi dieng anda perlu menyiapkan jaket mengingat suhu di kawasan candi arjuna ini relatif dingin berkisar 5 hingga 10 derajat diwaktu malam hari dan saat siang hari bisa mencapai 15 derajat pada saat musim kemarau. Jadi jangan lupakan jaket hangat saat berkunjung ke dieng terutama kawasan candi arjuna.
  2. Datanglah pagi hari karena pada pagi suasana akan lebih sepi sehingga anda akan mendapatkan spot foto yang lebih bebas tanpa harus terganggu dengan pengunjung yang lainnya, udara yang begitu sejuk yang jarang anda temui dikota besar akan menjadi teman anda saat matahari sudah menampakkan diri sejak subuh.
  3. Karena kawasan candi arjuna merupakan tempat suci maka di area candi tidak terdapat toilet maka sebelum memasuki kawasan candi arjuna anda bisa menyempatkan dulu untuk ketoilet.
  4. Selain melihat dan mempelajari tentang peninggalan kuno anda bisa mencoba jajanan khas dieng yaitu berupa kentang goreng yang dijajakan oleh pedagang di area parkir yang mempunyai khas yaitu bentuk potongan kentang yang besar dan begitu empuk.

Wisata terdekat dari candi arjuna


Museum Kailasa


Museum kailasa adalah museum yang dibangun pada tahun 1984 ini berada di Dieng dan letaknya berada di dekat salah satu loket pintu masuk kawasan candi arjuna. Di museum ini anda bisa melihat arca, lingga, yoni, siva trisirah dan masih banyak lainnya yang bisa anda lihat seperti foto anak dieng yang berambut gembel dan kehidupan keseharian para penduduk negeri atas awan.

Pendopo Soeharto Whitlam


Salah satu bangunan yang bersejarah lainnya adalah pendopo Soeharto whitlam yang dulu ketika pada tanggal 7 September 1974 telah diadakan pertemuan antara Presiden RI ke 2 yaitu Bapak Soeharto dengan perdana menteri australia yaitu Mr. Gough Whitlam dengan tujuan berwisata dan sekaligus membahas tentang situasi politik di timor timur.

Bukit Scooter Dieng


Bukit scooter hanya berjarak sekitar 500 meter dari area parkir candi arjuna, di bukit ini anda hanya memerlukan waktu 15 menit sampai diatas puncak dan anda bisa melihat pemandangan yang begitu indah yaitu landscape pemandangan desa dieng dan pada sore hari anda bisa menyaksikan keindahan matahari tenggelam atau sunset dari bukit scooter ini.

Tulisan Dieng


Tak heran apabila banyak wisatawan berfoto ditulisan Dieng yang juga menjadi sebagai ikon obyek wisata dieng, foto sepuasnya ditulisan dieng ini tidak menjadi masalah karena tidak ada tiket masuk yang harus anda bayar dan sekaligus menjadi bukti otentik bahwa anda pernah berlibur ke dieng.
Wisata Kawasan Candi Arjuna Dieng Wisata Kawasan Candi Arjuna Dieng Reviewed by Pemandu Wisata Dieng (HPI) on July 04, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.